Enka Komariah

Enka Nkomr lahir di Klaten, 1993. Dia lulus dari Jurusan Seni Grafis Institut Seni Indonesia Yogyakarta pada tahun 2017. Kekuatan karya Enka terletak pada penggunaan gambar di atas kertas yang mentransformasikan berbagai media dan narasi imajinatif sebagai gagasan utama karyanya. Dia kerap bermain-main dengan simbol-simbol satir dan ironis sekaligus mempermainkan batasan antara tabu dan norma di mata masyarakat. Ketertarikannya untuk memupuk jati dirinya dengan tradisi agraris Jawa dan menyandingkannya dengan citra budaya populer yang kontradiktif, menjadi ciri khas karyanya. Enka mengikuti beberapa kolektif seni, seperti Barasub (komik), Gegerboyo (mural), Beresyit (ilustrasi).
Karya ini mengacu pada proses berkarya setiap/beberapa seniman di Nusantara pada jamannya, yang dibagi dalam tiga fragmen untuk mewakili tiga periode: tahun 1800-an, 1900-an dan 2000-an yang terinspirasi dari linimasa koran Kompas edisi milenium yang terbit tanggal 1 Januari 2000.

Perbedaan gaya, estetika, tantangan, konteks, medium, teknis tentu saja memiliki perubahan di setiap zamannya. Karya ini seperti sebuah visualisasi dari rekonstruksi proses kerja seniman pada kurun waktu tertentu. Seperti membayangkan dan melihat proses bagaimana seniman bekerja.

Periode 1800-an membayangkan bagaimana seorang Raden Saleh melakukan proses berkarya dalam situasi yang melingkupinya saat itu.

Periode 1900-an merekonstruksi proses seniman yang merepresentasikan situasi sosial dan politik saat itu, terutama situasi perang hingga munculnya gerakan seni rupa baru.

Periode 2000-an menggambarkan kondisi dunia seni rupa yang lebih cair. Hubungan seni dengan industri serta teknologi informasi hingga beragam implementasi visualnya pada seni kontemporer.