Nadindra Danish Permata Unguku

Nadindra Danish Permata Unguku lahir di Yogyakarta 09 Desember 2008. Menempuh pendidikan di Tumbuh High School, Yogyakarta. Aktif mengikuti sejumlah pameran seni antara lain: ”Anti Sport Sport Club”, Stonemilker Ward, Yogyakarta (2021); “Taman Bermain” Ruang Anak, Langgeng Art Foundation, Yogyakarta (2021); “Pasar Anak Sayang Teman”, Tirana House, Yogyakarta (2019); “Inclusive Photovoice”, Young Researchers with Michelle Bonati, Yogyakarta (2019); “Main” Pameran Seni Rupa Anak, Galeri Nasional, Jakarta (2019); “Extinction Animal” Tirana House, Yogyakarta (2018); “Dunia Anak” Tirana House, Yogyakarta (2018); “Ace Mart”, Ace House Collective, Yogyakarta (2017); “Tumbuh Expo”, Jogja National Museum, Yogyakarta (2018). Prestasi yang pernah diraih Danish diantaranya sebagai Juara 1 Lomba Desain Sekolah Impian, My Dream School, Tumbuh Primary School, Yogyakarta (2018). Danish juga aktif bermusik sebagai gitaris band The Breast Kids sejak 2018 sampai sekarang.
Melalui foto-foto ini saya ingin orang-orang melihat kuda-kuda ini seperti yang saya lihat setiap pagi saat berangkat sekolah. Mereka nampak kebingungan kepayahan dan tidak terawat. Menarik andong dan menyeret beban-beban yang berat. Walau kuda adalah hewan yang kuat dan tangguh serta sering menjadi ikon untuk beberapa cabang olahraga atau untuk hal-hal yang macho.

Kuda-kuda itu tidak seharusnya berada di Malioboro, mereka seharusnya tinggal di hutan, sabana, atau padang rumput yang luas. Kaki mereka tidak seharusnya menginjak aspal.

Saya membiarkan kuda-kuda dalam foto-foto ini tidak berwarna karena saya merasa kuda-kuda ini seharusnya tidak berada di sana, di aspal yang panas, di sekitar bus, truk atau mobil. Saya berharap pemerintah memberi perhatian lebih pada hewan pekerja dan peliharaan.