Utami Atasia Ishii

Lahir di Magelang, Jawa Tengah pada tahun 1996. Pindah ke Yogyakarta pada tahun 2014 hingga 2020 untuk melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi dijurusan seni lukis. Tahun ke-empat pada masa perkuliahannya, dia mulai tertarik dengan seni interdisipliner dan menyadari bahwa dia mampu membuat suatu karya selain lukisan untuk merepresentasikan dan mengekspresikan sesuatu. Kemudian dia memulai pendekatannya pada bidang seni lain seperti seni interaktif, seni video, seni music elektronik, teknologi dan sebagainya sampai sekarang.
Transisi dalam waktu menciptakan kefanaan, keabadian, perubahan, momentum, durasi dan fenomena lainnya. Idiom-idiom tersebut mengidentifikasi beberapa konsep yang kita gunakan saat kita berpikir tentang waktu. Berangkat dari lukisan yang kerap kali dikaitkan dengan sesuatu yang statis, lampau dan abadi ó Karya ini mencoba untuk meretas persepsi melalui gambar gerak yang dipindai secara digital melalui mikroskop. Karya ini menampilkan beberapa gambar organisme yang bergerak dengan fluktuasi secara halus dan dramatis, sekaligus menyatakan bahwa waktu bukanlah entitas fisik atau abstraksi. Akan tetapi kesadaran kita tentang waktu didasarkan pada proses persepsi dan pengalaman fenomenologis. Waktu menjadi media dimana sesuatu yang ada di bumi ini tidak statis. Kita menjadi sadar akan perjalanan waktu ketika sesuatu berubah secara nyata saat kita mengamatinya