Riono Tanggul Nusantara a.k.a Tatang

Riono Tanggul Nusantoro alias Tatang lahir di Yogyakarta pada tahun 1984, menyelesaikan Sarjana Seni Rupa di Institut Seni Indonesia di Yogyakarta, 2010 jurusan Seni Lukis.

Sejak 2003, dia aktif di dunia grafiti dan seni jalanan. Praktik ini kemudian berpengaruh besar pada karya-karyanya, terutama minatnya pada isu-isu budaya populer seperti musik dan komik.

Ledakan pasar seni 2007 berpengaruh signifikan terhadap karyanya. Pasar yang sangat agresif saat itu membuat proses kesenian menjadi kacau. Fase ini menjadi pembelajaran dalam proses kreatif yang kemudian bergeser menjadi pengalaman pribadi dan konotasi pasar seni rupa yang baik dan kejam. Dia kemudian memilih untuk menunaikan karyanya dengan kembali ke media sederhana yang terjangkau, meski dengan kedekatan yang lebih intim dan intens.

Dia terutama bekerja sebagai seniman dan telah terlibat dalam berbagai pameran kelompok dan proyek seni di Indonesia dan luar negeri. Dia juga merupakan salah satu pendiri Ace House Collective, sebuah kolektif seniman yang didirikan pada tahun 2011 di Yogyakarta yang bergerak di bidang kepemudaanóbudaya pop yang menekankan pada pendekatan eksploratif baik secara teori maupun praktik, secara konseptual dan kontekstual, serta menemukan kemungkinan-kemungkinan baru dalam perspektif visual.

Pada tahun 2013, dia menjalankan biro ilustrasi dan desain bernama "rayatheink" yang fokus pada karya berupa gambar, seni grafis, sampul album musik, merchandise, dan poster. Dia tinggal dan bekerja di Yogyakarta.
Ketika gempuran informasi dengan intuisi akan mengikis batas nalar dan ego manusia tanpa memandang waktu dan tempat dimana kita berada, maka disinilah waktu menjadi semu. Batas jarak menjadi bias, tidak kasat mata. Saat ini, kejanggalan yang sudah menjadi barang lumrah, menjadikan kita pribadi yang patuh pada arah informasi tersebut dibawa.
Karya ini adalah simbolisasi dari proses dalam menelaah kembali apa yang kita capai hari ini, sehingga kita tidak selalu dihadapkan pada status quo. Dalam kondisi seperti ini maka untuk melihat ke depan, peran waktu begitu vital