Erika Ernawan in collaboration with Erik Pauhrizi

Erika Ernawan (lahir di Bandung, 1986), yang telah berkarya sejak 2009, adalah seorang seniman yang sering menggunakan tubuh dan juga berkarya dengan medium cat, fotografi, pertunjukan, instalasi dan media lainnya sebagai elemen karya. Pendekatan kinerjanya cenderung mendorong tepi makna atau pemahaman yang mapan secara moral di masyarakat. Mempertanyakan nilai, sistem sosial dan proses pembuatan karya dengan menunjukkan kemungkinan-kemungkinan dalam perspektif dan bagaimana “pandangan” memainkan peran penting di dalamnya.

Pada tahun 2007 memperoleh gelar Sarjana Seni Lukis, dan pada tahun 2010 Magister Seni Rupa di Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Teknologi Bandung. Pada tahun 2011, dia memperoleh juara kedua di Bandung Contemporary Art Awards, untuk karya seni seri “Mirror Sees Me”. Dia juga telah mengikuti sejumlah pameran seni rupa di kota-kota di Indonesia, juga memamerkan karyanya di luar negeri seperti di Singapura, Jepang, Berlin, Lichtenstein, Roma, dan Melbourne dan telah empat kali pameran tunggal. Dia tinggal dan bekerja di Bandung, Indonesia.
Untuk instalasi ini, Erika dan Erik bekerja dengan cara memilah, memilih, mencari dan meredefinisi material-material yang berasal dari karya-karya mereka di masa lampau. Karya ini dibangun dari seri-seri karya lama mereka yang tertumpuk di gudang. Bagi mereka berdua, karya-karya itu memang pernah dianggap ‘selesai’ pada masa tertentu. Tapi cara pandang mereka terhadap karya-karya itu pada hari ini ternyata berbeda.

Di sini mereka juga mencoba mempertanyakan kembali karya-karya itu sebagai ‘penonton’. Prinsip yang mereka coba terapkan di sini adalah destruksi kreatif, untuk menjelaskan proses mutasi yang tak henti-hentinya merevolusi struktur dari dalam, dan tak henti-hentinya menghancurkan yang lama untuk menciptakan yang sesuatu baru. Erika dan Erik tidak hanya berdialog dengan masa lalu atau ‘sejarah’ personal mereka, bernegosiasi satu sama lain, tapi juga melakukan negosiasi dengan ego artistik masing-masing.